Sabtu, 22 September 2012

KALIMAT MAJEMUK BERTINGKAT

Berbicara mengenai kalimat majemuk selalu menjadi momok yang cukup menakutkan dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Hal ini saya ketahui saat mengajarkan mengenai kalimat majemuk, khusunya kalimat majemuk bertingkat. Munurut saya, secara sederhana Kalimat Majemukkalimat majemuk bisa diartikan sebuah kalimat tunggal yang mengalami perluasan atau pengembangan salah satu fungsi dalam kalimat tunggal tersebut. Perluasan yang terjadi bisa mencakup Subjek, predikat, objek, maupun keterangan yang ada. Munculnya kalimat majemuk bertingkat tidak jauh terlepas dari pengembangan atau perluasan salah satu unsur fungsi dalam kalimat tunggal. Terjadinya perluasan ini menyebabkn adanya perbedaan kedudukan antar klausa dalam kalimat tersebut, sehingga muncullah kalimat majemuk bertingkat. Misal kita...

Jumat, 27 April 2012

PREPOSISI

Cara penggolongan preposisi bervariasi tergantung dari rujukan yang digunakan. Berikut salah satu cara penggolongan yang dapat digunakan:1.    Preposisi yang menandai tempat. Misalnya di, ke, dari.2.    Preposisi yang menandai maksud dan tujuan. Misalnya untuk, guna.3.    Preposisi yang menandai waktu. Misalnya hingga, hampir.4.    Preposisi yang menandai sebab. Misalnya demi, atas.Di, ke, dariPenulisan preposisi ini ditulis terpisah, contoh: di dalam, ke tengah, dari Surabaya.Perkecualian untuk hal ini adalah:§  kepada§  keluar (sebagai lawan kata "masuk", untuk lawan kata "ke dalam", penulisan harus dipisah, "ke luar")§  kemari§  daripada Dimana, di manaMenurut Pedoman...

Senin, 12 Maret 2012

UPAYA PENINGKATAN PENGELOLAAN KELAS YANG EFEKTIF OLEH GURU BAHASA INDONESIA DALAM PROSES PEMBELAJARAN DI SMA SE-KECAMATAN KUTA UTARA

olehNi Luh ArdianiJurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra IndonesiaFakultas Bahasa dan Seni ABSTRAK Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif yang bertujuan mendeskripsikan 1) upaya peningkatan pengelolaan kelas yang efektif oleh guru bahasa Indonesia, 2) hambatan yang dialami guru dalam upaya peningkatan pengelolaan kelas yang efektif oleh guru bahasa Indonesia, dan 3) respons siswa terhadap upaya peningkatan pengelolaan kelas yang efektif oleh guru bahasa Indonesia dalam proses pembelajaran di SMA Se-Kecamatan Kuta Utara. Rancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Pengambilan sampel jumlah guru dan sekolah menggunakan proporsional sampling. Dengan demikian, dari tiga sekolah SMA yang ada di Kecamatan Kuta Utara (satu negeri, dua swasta), diwakili oleh dua sekolah...

PENGARUH SIKAP BAHASA SISWA TERHADAP PROSES PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA SEBUAH KAJIAN TERHADAP SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 NUSA PENIDA

(The Influence of Student Language Attitude to Process Study of Indonesian Ianguage and A Study to XI Grade of SMA Negeri 1 Nusa Penida Student)OlehI Wayan PariawanJurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra IndonesiaFakultas Bahasa dan SeniUniversitas Pendidikan Ganesha ABSTRAKPenelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yaitu penelitian yang berkaitan dengan pengukuran data kuantitatif dan statistik objektif melalui perhitungan ilmiah berasal dari variabel yang diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran dan penjelasan mengenai (1) sikap bahasa siswa kelas XI SMA Negeri 1 Nusa Penida, (2) pengaruh antara sikap bahasa siswa terhadap proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kuantitatif. Penelitian...

Pages 121234 »
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Dcreators